DIALEKSIS | Banda Aceh - Distribusi anggaran kegiatan prasarana dayah pada Dinas Pendidikan Dayah Aceh tahun anggaran 2026 memunculkan sorotan tajam akibat ketimpangan mencolok antarwilayah. Alokasi yang bersumber dari usulan reses dan pokok-pokok pikiran (pokir) anggota DPRA tersebut terlihat terkonsentrasi pada sejumlah daerah tertentu, sementara wilayah lain dengan kebutuhan mendesak justru memperoleh porsi lebih kecil.
Berdasarkan surat yang ditandatangani politisi PKS itu pada Jumat (8/5/2020), Rafli meminta agar plafon DOKA Provinsi Aceh Jangan dipotong untuk kebutuhan pencegahan Covid-19 di Provinsi Aceh, hendaknya dapat ditambahkan dana sumber lain dari Pemerintah Pusat.